NYITE

May 3, 2009

“Setiap orang membuat kesalahan. Itulah sebabnya, pada setiap pensil
ada penghapusnya” (Pepatah Jepang)

Kali ini saya ingin menceritakan kepada Anda sebuah kisah penuh
hikmah dari sebatang pensil. Dikisahkan, sebuah pensil akan segera
dibungkus dan dijual ke pasar. Oleh pembuatnya, pensil itu
dinasihati mengenai tugas yang akan diembannya. Maka, beberapa
wejangan pun diberikan kepada si pensil. Inilah yang dikatakan oleh
si pembuat pensil tersebut kepada pensilnya.

“Wahai pensil, tugasmu yang pertama dan utama adalah membantu orang
sehingga memudahkan mereka menulis. Kamu boleh melakukan fungsi apa
pun, tapi tugas utamamu adalah sebagai alat penulis. Kalau kamu
gagal berfungsi sebagai alat tulis. Macet, rusak, maka tugas utamamu
gagal.”

“Kedua, agar dirimu bisa berfungsi dengan sempurna, kamu akan
mengalami proses penajaman. Memang meyakitkan, tapi itulah yang akan
membuat dirimu menjadi berguna dan berfungsi optimal”.

“Ketiga, yang penting bukanlah yang ada di luar dirimu. Yang
penting, yang utama dan yang paling berguna adalah yang ada di dalam
dirimu. Itulah yang membuat dirimu berharga dan berguna bagi
manusia”.

“Keempat, kamu tidak bisa berfungsi sendirian. Agar bisa berguna dan
bermanfaat, maka kamu harus membiarkan dirimu bekerja sama dengan
manusia yang menggunakanmu” .

“Kelima. Di saat-saat terakhir, apa yang telah engkau hasilkan
itulah yang menunjukkan seberapa hebatnya dirimu yang sesungguhnya.
Bukanlah pensil utuh yang dianggap berhasil, melainkan pensil-pensil
yang telah membantu menghasilkan karya terbaik, yang berfungsi
hingga potongan terpendek. Itulah yang sebenarnya paling mencapai
tujuanmu dibuat”.

Sejak itulah, pensil-pensil itu pun masuk ke dalam kotaknya,
dibungkus, dikemas, dan dijual ke pasar bagi para manusia yang
membutuhkannya.

Pembaca, pensil-pensil ini pun mengingatkan kita mengenai tujuan dan
misi kita berada di dunia ini. Saya pun percaya bahwa bukanlah tanpa
sebab kita berada dan diciptakan ataupun dilahirkan di dunia ini.
Yang jelas, ada sebuah purpose dalam diri kita yang perlu untuk
digenapi dan diselesaikan.

Sama seperti pensil itu, begitu pulalah diri kita yang berada di
dunia ini. Apa pun profesinya, saya yakin kesadaran kita mengenai
tujuan dan panggilan hidup kita, akan membuat hidup kita menjadi
semakin bermakna.

Hilang arah

Tidak mengherankan jika Victor Frankl yang memopulerkan Logoterapi,
yang dia sendiri pernah disiksa oleh Nazi, mengemukakan “tujuan
hidup yang jelas, membuat orang punya harapan serta tidak mengakhiri
hidupnya”. Itulah sebabnya, tak mengherankan jika dikatakan bahwa
salah satu penyebab terbesar dari angka bunuh diri adalah kehilangan
arah ataupun tujuan hidup. Maka, dari filosofi pensil di atas kita
belajar mengenai lima hal penting dalam kehidupan.

Pertama, hidup harus punya tujuan yang pasti. Apapun kerja, profesi
atau pun peran yang kita mainkan di dunia ini, kita harus berdaya
guna. Jika tidak, maka sia-sialah tujuan diri kita diciptakan.
Celakanya, kita lahir tanpa sebuah instruksi ataupun buku manual
yang menjelaskan untuk apakah kita hadir di dunia ini. Pencarian
akan tujuan dan panggilan kita, menjadi tema penting selama kita
hidup di dunia.

Yang jelas, kehidupan kita dimaknakan untuk menjadi berguna dan
bermanfaat serta positif bagi orang-orang di sekitar kita, minimal
untuk orang-orang terdekat. Jika tidak demikian, maka kita useless.
Tidak ada gunanya. Sama seperti sebatang pensil yang tidak bisa
dipakai menulis, maka ia tidaklah berguna sama sekali.

Kedua, akan terjadi proses penajaman sehingga kita bisa berguna
optimal, oleh karena itulah, sering terjadi kesulitan, hambatan
ataupun tantangan. Semuanya berguna dan bermanfaat sehingga kita
selalu belajar darinya untuk menjadi lebih baik. Ingat kembali soal
Lee Iacocca, salah satu eksekutif yang justru menjadi besar dan
terkenal, setelah dia didepak keluar dari mobil Ford. Pengalaman itu
justru menjadi pemacu semangat baginya untuk berhasil di Chrysler.

Ingat pula, Donald Trump yang sempat diguncang masalah finansial dan
nyaris bangkrut. Namun, kebangkrutannya itulah yang justru menjadi
pelajaran dan motivasi baginya untuk sukses lebih langgeng. Kadang
penajaman itu ’sakit’. Namun, itulah yang justru akan memberikan
kesempatan kita mengeluarkan yang terbaik.

Ketiga, bagian internal diri kitalah yang akan berperan. Saya sering
menyaksikan banyak artis, ataupun bintang film yang terkenal, justru
yang hebat bukanlah karena mereka paling cantik ataupun paling
tampan. Tetapi, kemampuan dalam diri mereka, filosofi serta semangat
merekalah yang membuat mereka menjadi luar biasa. Demikian pula pada
diri kita. Pada akhirnya, apa yang ada di dalam diri kita seperti
karakter, kemampuan, bakat, motivasi, semangat, pola pikir itulah
yang akan lebih berdampak daripada tampilan luar diri kita.

Keempat, pensil pun mengajarkan agar bisa berfungsi sempurna kita
harus belajar bekerja sama dengan orang lain. Bayangkanlah seorang
aktor atau aktris yang tidak mau diatur sutradaranya. Bayangkan
seorang anak buah yang tidak mau diatur atasannya. Ataupun seorang
service provider yang tidak mau diatur oleh pelanggannya. Mereka
semua tidak akan berfungsi sempurna. Agar berhasil, kadang kita
harus belajar dari pensil untuk ‘tunduk’ dan membiarkan diri kita
berubah menjadi alat yang sempurna dengan belajar dan mendengar dari
ahlinya. Itulah sebabnya, kemampuan untuk belajar bekerja sama
dengan orang lain, mendengarkan orang lain, belajar dari ‘guru’ yang
lebih tahu adalah sesuatu yang membuat kita menjadi lebih baik.

Terakhir, pensil pun mengajarkan kita meninggalkan warisan yang
berharga melalui karya-karya yang kita tinggalkan. Tugas kita bukan
kembali dalam kondisi utuh dan sempurna, melainkan menjadikan diri
kita berarti dan berharga. Itulah filosofi ‘memberi dan melayani’
yang diajarkan oleh Tuhan kita. Itulah sebabnya Ibu Teresa dari
Calcutta ataupun Albert Schweitzer yang melayani di Afrika lebih
mengumpamakan diri mereka seperti sebatang pensil yang dipakai oleh
Tuhan.

Yang penting, hingga pada akhir kehidupan kita ada karya ataupun
hasil berharga yang mampu kita tinggalkan. Tentu saja tidak perlu
yang heboh dan spektakuler.

Sumber: Filosofi Pensil oleh Anthony Dio Martin


ARAH

November 12, 2008

DALAM SUATU KEDALAMAN TAK BERHINGGA

DALAM SUATU RENUNGAN GETAR JIWA

TERDAPAT SEBUAH TITIK GUNDAH

MEMOHON SEBUAH ARAH


Oleh:Anak pisika lebih aneh


NONTON BIOSKOP

November 11, 2008

Anak pisika aneh saat pertama kali nonton bioskop

FILMnya SPiderMAN 3

Dialognya dalam hati, dia sendirian

APA : Lah, gambarnya kok kaya film bajakan sih, banyak kriyek-kriyeknya, apa hebatnya coba, kualitas layar tancep mending nyewa film cd gambarnya lebih bagus.

———————————

[pas adegan berantem(spiderman sama green goblin), suaranya kan kenceng banget]

JRUENG,JRUENG,NGUENG,JEGAR-JEGER

APA: Edan,Edan,Edan, wah berisik,berisik,berisik. Gile gw bayar Rp 15.000 malah dapet polusi suara kaya gini. Wah bener-bener nih, Korporasi tuh udah merajalela. Ini bisnis kotor nih, gak sehat nih bisnis. Cara mengumpulkan uang masyarakat yang salah nih. Sebagai Konsumen gw dirugikan ini

———————————-

[pas denger orang yang pacaran, sambil nonton mereka ngobrol, pokoknya mesra banget deh, sedangkan anak fisika aneh jomblo]

APA : WAh, itu orang pasti meledek gw tuh. Mentang-mentang gw kesini sendirian,gak bawa pacar. Lagian ngapain pacaran ke bioskop. Kalo kebioskop mah harus konsentrasi nonton film. Kalo mau ngobrol mending ke tempat lain aja, gak usah ke bioskop. Nonton bioskop malah nggak “spend time together”, soalnya masing2 sibuk nonton bioskop

———————————-

[pas gak ada apa apa]

APA: haha, kok jadi inget dulu ya, pas nonton layer tancep. Lagitu kalo ga salah judulnya “nafsu liar”, hahaha

———————————-

[pas orang-orang pada ketawa karena ada yg lucu, tapi dia telmi gak tau dimana lucunya]

APA :Aduuuuh, berisik banget nih, gak konsen gw. Lagian ngapain sih pada ketawa? Gimana gw bisa konsentrasi kalo berisik gini.

———————————-

[pas selesai]

APA: ya ampuuuun, kapok gw nonton bioskop. Trauma berat deh, nightmare banget nih. Lagian kok ada ya, orang yang membayar Rp 15.000 untuk sebuah polusi suara, gambar kualitas rendah, pemecah konsentrasi, dan secara tidak langsung diledekin karena gak bawa pacar.

Akhir kisah dia kecewa berat sama nonton bioskop.

Tapi dia lihat orang-orang pada keluar dengan senyum


wawancara

September 10, 2008

stupid person : Why both of you are so stupid ?

…..

Anak fisika aneh          : we are visioner!!!

Anak fisika lebih aneh  : yes, of course, we are not stupid, we are visioner!!!


KEBIJAKSANAAN

September 2, 2008

Jangan coba menjadi orang sukses, tapi jadilah orang yang berguna

Apa itu berguna ?…

Berguna bukanlah membuat peradaban menjadi modern, menciptakan mobil, atau menciptakan alat-alat yang mengguncangkan dunia.

Berguna adalah bringing love, smile,…

Bringing happiness, membawa kebahagian di sekitar kita, SEKECIL APAPUN

By Anak Fisika Lebih Aneh


HAL TERPENTING DALAM HIDUP

August 25, 2008

Anak fisika lebih aneh bergulat dengan pemikirannya, kontemplasi, perenungan tingkat tinggi.

Untuk Menjawab suatu pertanyaan “Apakah hal yang terpenting dalam hidup ”

Akhirnya setelah mengarungi samudra lautan pemikiran yang luas, dia menemukan jawabnya

HAL terpenting dalam hidup saya adalah :

“Tidak MEMIKIRKAN apakah hal terpenting dalam hidup saya”

Jadi sangat penting sekali untuk tidak memikirkan apakah hal yang terpenting dalam hidup

By anak fisika aneh


Reductionism

July 30, 2008


Reductionism

“Suatu paham bahwa fenomena kompleks dapat diterangkan melalui beberapa fenomena-fenomena yang lebih simple (sederhana)”

Pada postingan NGELIAT CEWE(1) (baca dulu posting itu), anak fisika lebih aneh menerapkan paham reductionism dalam menerangkan kecantikan. Kecantikan merupakan fenomena yang kompleks, dia mencoba memecah kecantikan menjadi beberapa fenomena yang lebih sederhana, yaitu dengan mendefinisikan element-element kecantikan.


Crayon Physics

June 4, 2008

ada game unik nih, namanya crayon physics.

ada pisika-pisikanya, hmmm…, tapi gitu-gitu doank sih, hmmmm….tapi ada pisika-pisikanya boleh juga kalo mau dicoba.

cetek aja ke sini, kayanya lgtu downloadnya disitu. kalo gak cari aja di google

ISENG-ISENG MOSTING AHHH.


Alien goes to Earth

May 6, 2008

Banyak orang nanya (bohong sebenernya cuman 3 orang), kok blognya gak di update sih?

Jawaban yg sebenarnya, karena akhir-akhir ini kuliah santai banget, gw jadi jarang belajar, lebih banyak mainnya. Lebih banyak ngenet

Sekarang mulai ngerjain skripsi nih, mulai belajar lagi deh, mulai stress lagi deh, mulai muntah-muntah lagi deh belajar quantum, jadi mulai nulis blog lagi deh

Untuk semua pembaca,Terima kasih atas komentnya ya !!!


Review Kakak S

May 6, 2008

postingan ini merupakan tanggapan review kakak S di rheinfathia

Oke, oke, oke
Review tersebut tidak menggambarkan kondisi saat ini,
Well, ada beberapa hal yang harus diluruskan dalam postingan Review Kakak S

1. fathia menulis: “Rekor nembak cewek 3 kali tapi ditolak 4 kali”
1. tanggapan : Aduuuuuuh, fathia itu kan jaman dulu, sekarang tuh Kakak S udah nembak 99 cewe tapi:
1. ditolak mentah-mentah (20 kali)
2. diterima tapi sedetik kemudian diputusin 20 kali
3. diterima dengan syarat harus nyemplung ke kandang buaya dulu 20 kali,
4. diterima dengan syarat Kakak S adalah satu-satunya cowo di dunia ini yang tersisa dan dan itu juga dengan tanggung jawab harus melestarikan eksistensi umat manusia 20 kali
5. diterima tapi langsung diputusin sama Kakak S karena setelah diterima pacarnya Kakak S berniat operasi kelamin jadi cewe 20 kali
6. Trus sisanya tidak diterima dan tidak juga ditolak, karena Kakak S nembak makhluk haluuuus.

tapi rhein, Kakak S tuh ga sembarangan nembak cewe. Cewe yg ditembak minimal punya kriteria tertentu, bukan cewe-cewe kampus biasa . Minimal cewenya tuh berkelas, anggun, artis, dan populer. Contohnya tuh Nyi roro kidul, anaknya Nyi roro kidul, cucunya Nyi roro kidul, anaknya cucunya Nyi roro kidul dsb.

2. fathia menulis: “Penyakit jomblo akut yang menyerang Kakak S …”
2. tanggapan : itu mah doeloe bangeeeeet, sekarang tuh keadaannya udah membaik, malahan sekarang jomblo yang terserang penyakit kronik Kakak S. Jangan-jangan jomblo harus dioperasi gara-gara terserang penyyakit kronik Kakak S

3. fathia menulis: “… mengirim sebuah sms yang bilang kalau AKU CANTIK …”
3. tanggapan :Ehem, Ehem. Fathia…, Kakak S sebagai senior mengajari junior, bahwa wanita itu akan lebih cantik kalo sedang menulis review tentang ketela. Lebih berkelas gituuu loh, Setiap detik-detik yang dihabiskan untuk kegiatan review ketela, merupakan keanggunan tersendiri di mata pria. Moment-moment ketika tangan wanita menulis review merupakan sinar keanggunan seorang wanita. beneran gak bohong, itulah opini umum seorang pria terhadap wanita

yang terakhir fathia menulis :”…bermimpi punya cewek cantik yang tajir”

Dari semua hal diatas ini sebenarnya
“Kakak S adalah super jenius Alien yang belajar bagaimana menjadi pria sejati”

kereeeeeeeeeeeen man