Sejarah anak pisika lebih aneh

Anak fisika lebih aneh mempunyai cerita yang lebih aneh dibandingkan anak fisika aneh. Dia (anak fisika lebih aneh) sama juga punya cita-cita menjadi ARTIS, bedanya dia udah sering ikut casting, lomba akting dan sebagainya, sedangkan anak fisika aneh tidak pernah sekalipun dapat kesempatan seperti itu. Anak fisika lebih aneh cita-citanya bisa main di film ROMANTIS. Namun kesulitannya, dia itu tampangnya culun, penampilannya gak style, cupu, katro, dll, hanya sutradara bodoh/idiot/tolol/bego/goblok yang menempatkan dia sebagai pemeran utama film romantis.

Setelah 99 kali ikut casting film romantis, gak satupun yang menerima dia. Kekecewaan besar menimpa dia. Trauma, depresi, dll, dia selalu menanyakan kenapa saya gak bisa jadi pemeran utama film romantis. Akhirnya dia mengakhiri semuanya, dia berjanji gak akan lagi mikiran cita-cita dia. Dia bener-bener trauma kalau mikirin cita-cita dia. Dia mulai menjauh dari kehidupan keartisan. GAK ada lagi yang namanya casting, artis, film romatis di dalam pikiran dia. Tutup kehidupan tentang artis, buka tabir kehidupan baru tanpa ada sepercik pikiran tentang artis.

Akhirnya pelariannya jatuh pada bidang fisika. Dia jadi tekun belajar fisika, lupakan tentang artis, film, dan casting. Sekarang hanya ada satu hal di pikirannya yaitu FISIKA.
Di SPMB dia memilih fisika untuk jurusan kuliahnya. Sebenarnya, nilai dia tinggi sekali, sehingga jurusan apapun yang dipilih pasti diterima. Namun tekad untuk melupakan masa lalunya sangat kuat, menjadikan dia kukuh untuk masuk jurusan fisika. Di fisika, dia bertemu anak fisika aneh yang gagal mewujudkan cita-citanya yaitu menjadi artis. Anak fisika aneh selalu cerita tentang ART, sehingga membuat anak fisika lebih aneh benar-benar kesulitan melupakan masa lalunya.
Anak fisika lebih aneh :”Tidaaaaaaaaaaaaak”

One Response to “Sejarah anak pisika lebih aneh”

  1. bangkamil Says:

    nikmati aja hidup di fisika..

    temen2 gw banyak yg sukses kok, ga hanya jadi dosen, guru privat, atau peneliti. banyak yg jadi direktur, politikus, pebisnis, penyiar berita bola, sosiologis, dll

Leave a Reply